Pengantar R dan RStudio
Panduan Install R
Pengantar R dan RStudio
R adalah sebuah program komputasi statistika dan grafis (R Core Team 2022). Saat ini R sudah dikenal luas sebagai salah satu powerful software untuk analisis data dan Data Science. Tentu saja selain R masih banyak software lain yang juga sering digunakan untuk analisis data, misalnya Python. R dibuat dengan tujuan awal untuk komputasi statistika dan grafis. Awalnya digunakan oleh para ilmuwan dalam riset mereka dan para akademisi. Namun seiring perkembangan teknologi, cakupan kemampuan R sebagai bahasa pemrograman menjadi jauh lebih luas. Anda dapat membuat dan update report rutin menggunakan R Markdown. Anda juga dapat membuat aplikasi web interaktif atau dashboard dengan package shiny. Karena R didesain untuk analisis data dan perkembangan serta kemampuannya mencakup hampir semua lini dalam analisis data, tidak heran saat ini banyak analis data dan ilmuwan data (data scientist) menggunakan R untuk menyelesaikan berbagai masalah mereka. Berikut ini beberapa kemampuan R.
Cara Installasi R
Download dan Install R
Di PC dengan OS Windows dapat melakukan langkah-langkah berikut untuk install R.
Buka halaman https://cran.r-project.org
Pilih Download R for Windows
Bagi Anda yang menggunakan OS lain maka Anda dapat mengikuti petunjuk dengan membuka tautan yang sesuai.
- Klik install R for the first time
- Kemudian klik Download R x.x.x for Windows
Simpan file installer tersebut dan tunggu hingga proses download selesai
Setelah download selesai, jalankan file R x.x.x.exe tersebut
Anda hanya perlu klik Next dan Finish
catatan: mungkin Anda hanya perlu memilih untuk install versi 64bit jika Anda menggunakan OS Windows 64bit.
Menjalankan R
Setelah selesai install, Anda bisa membuka R GUI.
Pada Windows 10, klik atau tekan tombol Start
Cari Folder R dan pilih R sesuai versi yang sudah terinstall
Di bawah ini adalah tampilan ketika Anda membuka program R GUI.
Anda sudah dapat menggunakan R melalui R GUI ini. Namun Anda juga dapat menggunakan Integrated Development Environment (IDE) untuk lebih nyaman, mudah dan efisien ketika bekerja dengan R. IDE untuk R yang saat ini sangat sering digunakan adalah RStudio. Berikut ini adalah cara untuk install RStudio di PC Windows.
RStudio
Sebelum membahas lebih lanjut tentang R, sebaiknya Anda download RStudio dan install terlebih dahulu. RStudio adalah Integrated Development Environment (IDE) untuk R yang banyak digunakan hingga saat ini. Dapat dikatakan bahwa hampir semua pengguna R yang sudah mengetahui RStudio akan lebih memilih menggunakan R melalui RStudio dibandingkan dengan menggunakan R GUI.
Download RStudio versi desktop sesuai dengan kebutuhan Anda. Sangat disarankan untuk menggunakan RStudio versi terbaru, termasuk juga dengan R. R dan RStudio adalah dua program yang berbeda. Anda tidak harus install RStudio untuk dapat menggunakan program R (melalui R GUI). Tapi Anda diwajibkan untuk install R terlebih dahulu sebelum install dan menggunakan RStudio karena RStudio membutuhkan program R yang sudah terinstall di PC atau server. Gambar mengilustrasikan perumpamaan R ini seperti kerangka mobil dan mesinnya, sedangkan RStudio seperti kerangka luar mobil dan interiornya. Anda tidak akan dapat menggunakan mobil tersebut jika Anda hanya mempunyai kerangka luar dan dashboardnya (RStudio) saja.
(sumber: https://community.rstudio.com/t/differentiating-r-from-rstudio/8009)
Install RStudio dengan cara berikut.
Download RStudio Desktop (https://www.rstudio.com/products/rstudio/download/)
Jalankan installer yang sudah didownload
Klik Next
Klik Next
Langkah 2 Klik Install
Langkah 3 Klik Next
Langkah 4 Klik Finish
Langkah 5
Selanjutnya di buku ini akan lebih banyak menggunakan RStudio dibandingkan dengan R GUI karena lebih mudah dan interaktif.
Penggunaan RStudio
Untuk menggunakan RStudio di Windows 10, hampir sama ketika Anda akan membuka program R
Selain itu, jika Anda pengguna sistem operasi Windows, Anda juga perlu install software bernama RTools. Download file installernya dari https://cran.r-project.org/bin/windows/Rtools/. Setelah selesai download, install aplikasi tersebut hingga selesai.
Selanjutnya Anda perlu melakukan satu langkah lagi, yaitu mendaftarkan lokasi rtools di PATH.
Klik logo Start/Windows di pojok kiri bawah
Klik Settings
Pilih System
Pilih menu About
Klik pilihan Advanced system settings di bagian Related settings di sebelah kanan
Advanced system settings Di jendela System Properties yang mucul, pilih tab Advanced
Klik Environtment Variables…
Klik Path di kotak System variables bagian bawah
Environment Variables Klik Edit…
Cari folder rtools yang tadi sudah diinstall. Jika tidak dirubah lokasinya adalah **C:*
Masukkan lokasi folder tersebut seperti gambar di bawah ini
Tambahkan lokasi RTools ke PATH Gambar: Tambahkan lokasi RTools ke PATH
Klik OK, OK dan OK di jendela System Properties.
Membuat Project
Hal yang sebaiknya menjadi kebiasaan Anda ketika menggunakan RStudio adalah membuat sebuah Project untuk setiap pekerjaan yang berbeda. Jika pekerjaan Anda tidak terdapat data yang confidential, Anda juga dapat menggunakan GitHub repository sebagai backup atau berbagi yang Anda kerjakan. Anda dapat membuat sebuah project baru di RStudio dengan cara:
- Pilih New Project… dari 3 menu yang tersedia, a) dari menu File, b) dari toolbar, atau c) dari menu di pojok kanan atas seperti terlihat pada Gambar 1.17.
Gambar menampilkan pilihan jenis project yang akan dibuat.
New Directory: jika Anda belum mempunyai folder yang Anda jadikan sebagai working directory untuk project tersebut.
Existing Directory: Jika folder Anda sudah ada sebelumnya.
Version Control: Jika Anda akan membuat project berdasarkan repository yang sudah ada, misalnya di GiHub atau SVN.
Karena kita akan membuat project baru dan belum ada folder yang sudah kita siapkan, maka kita akan pilih New Directory.
- Pilih Project Type sesuai dengan project yang akan Anda buat seperti yang terlihat di Gambar . Misalnya kita buat sebuah project kosong, pilih New Project.
Tuliskan nama project yang juga akan menjadi nama folder baru sebagai subfolder di dalam folder “Create project as subdirectory of:” seperti terlihat pada Gambar
Klik Create Project
Untuk jenis project lainnya Anda dapat mencoba dan mengeksplorasi sendiri.
Membuat File Script Baru
Seperti halnya pada R GUI, Anda juga dapat menuliskan langsung perintah atau script pada jendela console di RStudio. Namun di buku ini Anda akan menuliskan semua script di bagian script editor. Hal ini sebaiknya menjadi kebiasaan Anda ketika menggunakan RStudio. Untuk membuat script editor baru di RStudio, Anda dapat klik menu File >> New File >> R Script. Cara yang kedua adalah dengan toolbar New File. Anda dapat lihat pada Gambar. Anda juga dapat menggunakan shortcut RStudio dengan menekan tombol Ctrl + Shift + N
jika Anda menggunakan OS Windows.
Akan muncul file script kosong seperti tampilan Gambar.
Menjalankan Script Pada Script Editor
Setelah berhasil menyiapkan file script editor baru yang masih kosong Anda dapat menuliskan semua yang akan Anda lakukan dengan R. Mencoba “Hello world!” di R? Baiklah.
Di R Anda cukup menuliskan "Hello World!"
di script editor, kemudian Run atau tekan tombol Ctrl
+ Enter
ketika cursor berada pada baris script tersebut (Gambar). Tentu saja Anda juga dapat melakukannya seperti yang ada di Python dengan fungsi print()
.
print("Hello World!")
## [1] "Hello World!"
Selanjutnya untuk menyimpan script tersebut menjadi sebuah file, Anda dapat lakukan dengan a) klik lambang simpan, b) pilih menu File
>> Save
atau Save As...
atau c) menggunakan shortcut dengan menekan tombol Ctrl
+ S
.
Kemudian tentukan lokasi folder tempat menyimpan file script tersebut. Selanjutnya berikan nama file pada kotak File name: seperti pada Gambar. Terakhir klik Save.
Referensi
Panduan online ini dibawah lisensi [the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License](http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/. Kalian dapat mendapatkan informasi ini langsung dari laman berikut
Credit to Aep Hidayatuloh adalah seorang Sarjana Statistika (S.Stat) lulusan Departemen Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Pertanian Bogor (IPB).
Daftar Pustaka
R Core Team. 2022. R: A Language and Environment for Statistical Computing. Vienna, Austria: R Foundation for Statistical Computing. https://www.R-project.org/.
Wickham, Hadley. 2015. Advance R. Boca Raton, Florida: Chapman; Hall/CRC. http://adv-r.had.co.nz/.
Xie, Yihui. 2020. Bookdown: Authoring Books and Technical Documents with r Markdown. https://bookdown.org/yihui/bookdown/.
Yihui Xie, Garret Grolemund, JJ Allaire. 2020. R Markdown: The Definitive Guide. https://bookdown.org/yihui/rmarkdown/.
Pengantar R dan RStudio
R adalah sebuah program komputasi statistika dan grafis (R Core Team 2022). Saat ini R sudah dikenal luas sebagai salah satu powerful software untuk analisis data dan Data Science. Tentu saja selain R masih banyak software lain yang juga sering digunakan untuk analisis data, misalnya Python. R dibuat dengan tujuan awal untuk komputasi statistika dan grafis. Awalnya digunakan oleh para ilmuwan dalam riset mereka dan para akademisi. Namun seiring perkembangan teknologi, cakupan kemampuan R sebagai bahasa pemrograman menjadi jauh lebih luas. Anda dapat membuat dan update report rutin menggunakan R Markdown. Anda juga dapat membuat aplikasi web interaktif atau dashboard dengan package shiny. Karena R didesain untuk analisis data dan perkembangan serta kemampuannya mencakup hampir semua lini dalam analisis data, tidak heran saat ini banyak analis data dan ilmuwan data (data scientist) menggunakan R untuk menyelesaikan berbagai masalah mereka. Berikut ini beberapa kemampuan R.
Cara Installasi R
Download dan Install R
Di PC dengan OS Windows dapat melakukan langkah-langkah berikut untuk install R.
Buka halaman https://cran.r-project.org
Pilih Download R for Windows
Bagi Anda yang menggunakan OS lain maka Anda dapat mengikuti petunjuk dengan membuka tautan yang sesuai.
- Klik install R for the first time
- Kemudian klik Download R x.x.x for Windows
Simpan file installer tersebut dan tunggu hingga proses download selesai
Setelah download selesai, jalankan file R x.x.x.exe tersebut
Anda hanya perlu klik Next dan Finish
catatan: mungkin Anda hanya perlu memilih untuk install versi 64bit jika Anda menggunakan OS Windows 64bit.
Menjalankan R
Setelah selesai install, Anda bisa membuka R GUI.
Pada Windows 10, klik atau tekan tombol Start
Cari Folder R dan pilih R sesuai versi yang sudah terinstall
Di bawah ini adalah tampilan ketika Anda membuka program R GUI.
Anda sudah dapat menggunakan R melalui R GUI ini. Namun Anda juga dapat menggunakan Integrated Development Environment (IDE) untuk lebih nyaman, mudah dan efisien ketika bekerja dengan R. IDE untuk R yang saat ini sangat sering digunakan adalah RStudio. Berikut ini adalah cara untuk install RStudio di PC Windows.
RStudio
Sebelum membahas lebih lanjut tentang R, sebaiknya Anda download RStudio dan install terlebih dahulu. RStudio adalah Integrated Development Environment (IDE) untuk R yang banyak digunakan hingga saat ini. Dapat dikatakan bahwa hampir semua pengguna R yang sudah mengetahui RStudio akan lebih memilih menggunakan R melalui RStudio dibandingkan dengan menggunakan R GUI.
Download RStudio versi desktop sesuai dengan kebutuhan Anda. Sangat disarankan untuk menggunakan RStudio versi terbaru, termasuk juga dengan R. R dan RStudio adalah dua program yang berbeda. Anda tidak harus install RStudio untuk dapat menggunakan program R (melalui R GUI). Tapi Anda diwajibkan untuk install R terlebih dahulu sebelum install dan menggunakan RStudio karena RStudio membutuhkan program R yang sudah terinstall di PC atau server. Gambar mengilustrasikan perumpamaan R ini seperti kerangka mobil dan mesinnya, sedangkan RStudio seperti kerangka luar mobil dan interiornya. Anda tidak akan dapat menggunakan mobil tersebut jika Anda hanya mempunyai kerangka luar dan dashboardnya (RStudio) saja.
(sumber: https://community.rstudio.com/t/differentiating-r-from-rstudio/8009)
Install RStudio dengan cara berikut.
Download RStudio Desktop (https://www.rstudio.com/products/rstudio/download/)
Jalankan installer yang sudah didownload
Klik Next
Klik Next
Langkah 2 Klik Install
Langkah 3 Klik Next
Langkah 4 Klik Finish
Langkah 5
Selanjutnya di buku ini akan lebih banyak menggunakan RStudio dibandingkan dengan R GUI karena lebih mudah dan interaktif.
Penggunaan RStudio
Untuk menggunakan RStudio di Windows 10, hampir sama ketika Anda akan membuka program R
Selain itu, jika Anda pengguna sistem operasi Windows, Anda juga perlu install software bernama RTools. Download file installernya dari https://cran.r-project.org/bin/windows/Rtools/. Setelah selesai download, install aplikasi tersebut hingga selesai.
Selanjutnya Anda perlu melakukan satu langkah lagi, yaitu mendaftarkan lokasi rtools di PATH.
Klik logo Start/Windows di pojok kiri bawah
Klik Settings
Pilih System
Pilih menu About
Klik pilihan Advanced system settings di bagian Related settings di sebelah kanan
Advanced system settings Di jendela System Properties yang mucul, pilih tab Advanced
Klik Environtment Variables…
Klik Path di kotak System variables bagian bawah
Environment Variables Klik Edit…
Cari folder rtools yang tadi sudah diinstall. Jika tidak dirubah lokasinya adalah **C:*
Masukkan lokasi folder tersebut seperti gambar di bawah ini
Tambahkan lokasi RTools ke PATH Gambar: Tambahkan lokasi RTools ke PATH
Klik OK, OK dan OK di jendela System Properties.
Membuat Project
Hal yang sebaiknya menjadi kebiasaan Anda ketika menggunakan RStudio adalah membuat sebuah Project untuk setiap pekerjaan yang berbeda. Jika pekerjaan Anda tidak terdapat data yang confidential, Anda juga dapat menggunakan GitHub repository sebagai backup atau berbagi yang Anda kerjakan. Anda dapat membuat sebuah project baru di RStudio dengan cara:
- Pilih New Project… dari 3 menu yang tersedia, a) dari menu File, b) dari toolbar, atau c) dari menu di pojok kanan atas seperti terlihat pada Gambar 1.17.
Gambar menampilkan pilihan jenis project yang akan dibuat.
New Directory: jika Anda belum mempunyai folder yang Anda jadikan sebagai working directory untuk project tersebut.
Existing Directory: Jika folder Anda sudah ada sebelumnya.
Version Control: Jika Anda akan membuat project berdasarkan repository yang sudah ada, misalnya di GiHub atau SVN.
Karena kita akan membuat project baru dan belum ada folder yang sudah kita siapkan, maka kita akan pilih New Directory.
- Pilih Project Type sesuai dengan project yang akan Anda buat seperti yang terlihat di Gambar . Misalnya kita buat sebuah project kosong, pilih New Project.
Tuliskan nama project yang juga akan menjadi nama folder baru sebagai subfolder di dalam folder “Create project as subdirectory of:” seperti terlihat pada Gambar
Klik Create Project
Untuk jenis project lainnya Anda dapat mencoba dan mengeksplorasi sendiri.
Membuat File Script Baru
Seperti halnya pada R GUI, Anda juga dapat menuliskan langsung perintah atau script pada jendela console di RStudio. Namun di buku ini Anda akan menuliskan semua script di bagian script editor. Hal ini sebaiknya menjadi kebiasaan Anda ketika menggunakan RStudio. Untuk membuat script editor baru di RStudio, Anda dapat klik menu File >> New File >> R Script. Cara yang kedua adalah dengan toolbar New File. Anda dapat lihat pada Gambar. Anda juga dapat menggunakan shortcut RStudio dengan menekan tombol Ctrl + Shift + N
jika Anda menggunakan OS Windows.
Akan muncul file script kosong seperti tampilan Gambar.
Menjalankan Script Pada Script Editor
Setelah berhasil menyiapkan file script editor baru yang masih kosong Anda dapat menuliskan semua yang akan Anda lakukan dengan R. Mencoba “Hello world!” di R? Baiklah.
Di R Anda cukup menuliskan "Hello World!"
di script editor, kemudian Run atau tekan tombol Ctrl
+ Enter
ketika cursor berada pada baris script tersebut (Gambar). Tentu saja Anda juga dapat melakukannya seperti yang ada di Python dengan fungsi print()
.
print("Hello World!")
## [1] "Hello World!"
Selanjutnya untuk menyimpan script tersebut menjadi sebuah file, Anda dapat lakukan dengan a) klik lambang simpan, b) pilih menu File
>> Save
atau Save As...
atau c) menggunakan shortcut dengan menekan tombol Ctrl
+ S
.
Kemudian tentukan lokasi folder tempat menyimpan file script tersebut. Selanjutnya berikan nama file pada kotak File name: seperti pada Gambar. Terakhir klik Save.
Referensi
Panduan online ini dibawah lisensi [the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License](http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/. Kalian dapat mendapatkan informasi ini langsung dari laman berikut
Credit to Aep Hidayatuloh adalah seorang Sarjana Statistika (S.Stat) lulusan Departemen Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Pertanian Bogor (IPB).
Daftar Pustaka
R Core Team. 2022. R: A Language and Environment for Statistical Computing. Vienna, Austria: R Foundation for Statistical Computing. https://www.R-project.org/.
Wickham, Hadley. 2015. Advance R. Boca Raton, Florida: Chapman; Hall/CRC. http://adv-r.had.co.nz/.
Xie, Yihui. 2020. Bookdown: Authoring Books and Technical Documents with r Markdown. https://bookdown.org/yihui/bookdown/.
Yihui Xie, Garret Grolemund, JJ Allaire. 2020. R Markdown: The Definitive Guide. https://bookdown.org/yihui/rmarkdown/. >>>>>>> 08f0f1a0fb498778bec04ceec032cb8f49096b42